AS tidak Mengambil Sikap atas Kedaulatan Taiwan

Berlandaskan kebijakan “Satu China,” Amerika Serikat tidak mengambil sikap atas kedaulatan Taiwan, kata Departemen Luar Negeri AS pada Senin (26/9).

Pernyataan itu muncul beberapa hari setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken bertemu Menteri Luar Negeri China Wang Yi di New York di sela-sela Sidang Umum PBB. Dalam kesempatan itu Blinken mengatakan kepada Wang, kebijakan Amerika tentang “Satu China” tidak berubah.

Meskipun Amerika Serikat belum sepakat untuk mengambil sikap apa pun terkait kedaulatan Taiwan, pernyataan Departemen Luar Negeri tersebut adalah komentar publik yang jarang dibuat.

“Kami tidak mengambil sikap atas kedaulatan, tetapi kebijakan yang menjadi dasar pendekatan kami terhadap Taiwan sejak 1979 tetap berlaku hari ini,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price dalam konferensi pers pada Senin (26/9) ketika ia ditanya apakah Taiwan merupakan bagian dari China berdasar kebijakan “Satu China” itu.

Republik Rakyat China mengklaim kedaulatan atas Taiwan. AS sendiri “mengakui” tetapi tidak “mendukung” sikap yang diambil oleh China itu. Amerika Serikat juga tidak mendukung kemerdekaan Taiwan.

“Kedua sisi Selat Taiwan (merupakan) milik China. Taiwan adalah bagian dari wilayah China. Kedaulatan dan integritas teritorial China tidak pernah terbagi. Ini adalah status quo di Selat Taiwan dan satu China adalah jantung dari status quo ini,” cuit juru bicara Kementerian Luar Negeri China. [ka/jm]

|0|https://www.voaindonesia.com/a/departemen-luar-negeri-as-tidak-mengambil-sikap-atas-kedaulatan-taiwan/6764825.html|1|https://gdb.voanews.com/095c0000-0a00-0242-fceb-08daa015834a_w1200_r1.jpg|2|www.voaindonesia.com|E|

Syarat Masuk Ivy League tak Hanya Akademis, Tapi Juga Kegiatan Ekstrakurikuler

Universitas unggulan di AS menilai mahasiswa dari akademis, kepemimpinan, dan esai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ivy League merupakan kelompok universitas tertua dan paling elite dari Amerika Serikat (AS) dan Inggris, yang kerap menjadi destinasi favorit orang tua yang ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anaknya. Namun, untuk bisa menembus universitas kelas dunia bukanlah pekerjaan yang mudah.


Persaingan masuk Universitas Brown, Universitas Columbia, Universitas Cornell, Perguruan Tinggi Dartmouth, Universitas Harvard, Universitas Pennsylvania, Universitas Princeton, Universitas Yale, Universitas Oxford, hingga Universitas Cambridge, yang dikenal memiliki sarana dan prasarana melimpah, sangat sulit.


Sebagai contoh, pada tahun ajaran 2022, Harvard University hanya menerima 4,59 persen dari 42.749 pelajar yang melamar. Beratnya kompetisi menjadi pemicu utama bagi pelajar-pelajar berprestasi seluruh dunia untuk membangun profil yang sebaik-baiknya.


Baca juga : Syarat Penerimaan TNI Diubah, Tinggi Calon Taruna Minimal 160 Sentimeter

Seorang alumnus interviewer di University of Chicago dan US University Admissions Strategist, Lyn Han, menjelaskan tentang seleksi masuk di universitas Ivy League. Menurut dia, dalam menyeleksi semua calon mahasiswanya, universitas unggulan di AS dan Inggris tidak hanya menilai pencapaian akademis, tetapi juga kegiatan ekstrakurikuler dan kepemimpinan, serta kepribadian calon mahasiswa yang tersirat melalui penulisan esai dan wawancara.

“Selama ini, ada anggapan yang kuat bahwa pelajar yang memiliki nilai rapor sempurna pasti bisa menembus universitas unggulan seperti Harvard University atau University of Oxford. Pencapaian akademis memang penting, tetapi bukan golden ticket yang dapat menjamin keberhasilan seseorang dalam menembus universitas kelas dunia,” jelas Lyn Han dalam kegiatan ‘Extracurricular & Leadership Building Profile Seminar with Crimson Education’ di Jakarta Selatan, belum lama ini.

Dalam seleksi penerimaan mahasiswa, universitas unggulan di AS menilai semua calon mahasiswanya berdasarkan tiga hal utama, yaitu pencapaian akademis (bobot 40 persen), profil ekstrakurikuler dan kepemimpinan (30 persen), serta esai dan wawancara (bobot 30 persen).

Country Manager Indonesia di Crimson Education, Vanya Sunanto,  menyampaikan, adanya perbedaan antara pendekatan dalam sistem pendidikan di Indonesia yang cenderung mengutamakan pencapaian akademis dengan sistem pendidikan di AS dan Inggris yang holistik. Masalah itulah yang coba dijembatani oleh Crimson Education melalui layanan konsultasi dan bimbingan seleksi penerimaan universitas di AS dan Inggris.


Baca juga : Alami Nyeri Kronis Seperti Lady Gaga? Jangan Menyerah, Ini 5 Cara Mengelolanya

“Di Crimson, kami selalu mengawali layanan kami dengan menggali segala sesuatu tentang calon siswa kami, mulai dari bakat, minat, kelebihan, kekurangan, aspirasi, hingga cita-cita yang ingin ia capai,” kata Vanya.

Dengan analisis yang menyeluruh, pihaknya tidak hanya merancang rencana akademis yang terpersonalisasi dan memberikan bimbingan akademis, tetapi juga bimbingan non-akademis yang mencakup pengembangan profil ekstrakurikuler dan kepemimpinan, penulisan esai, dan persiapan wawancara.


“Semuanya kami lakukan secara strategis dan statistik kami telah membuktikan bahwa pendekatan ini memiliki tingkat keberhasilan yang lebih baik daripada pendekatan yang semata-mata mengandalkan pencapaian akademis,” jelas Vanya.


|0|https://www.republika.co.id/berita/riulym484/syarat-masuk-ivy-league-tak-hanya-akademis-tapi-juga-kegiatan-ekstrakurikuler|1|https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/foto-tahun-2019-memperlihatkan-mahasiswa-berjalan-di-kampus_200714095620-722.jpg|2|www.republika.co.id|E|

Kanada akan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Iran

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, pada Senin (26/9), mengumumkan bahwa Kanada akan memberi sanksi kepada “puluhan” individu dan entitas Iran, termasuk polisi moral di saat pasukan keamanan di Iran terus menindak keras para pengunjuk rasa.

Kepada “perempuan yang melancarkan protes di Iran dan pendukung mereka,” Trudeau menyatakan: “Kami bersama kalian.”

Trudeau menambahkan bahwa warga Kanada, bersama jutaan orang di seluruh dunia, menginginkan pemerintah Republik Islam Iran “mendengarkan rakyatnya, mengakhiri penindasan terhadap kebebasan dan hak-hak mereka, dan mengizinkan perempuan dan semua rakyat Iran untuk melanjutkan hidup mereka dengan bebas, dan berkomentar dengan damai dan tenang.”

Menanggapi pertanyaan tentang Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), Trudeau mengatakan bahwa Kanada telah menjatuhkan “sanksi yang termasuk paling berat di dunia terhadap rezim Iran” dan akan melakukannya lagi dalam hal ini.

Pada Januari 2020, rudal IRGC menembak jatuh Ukraine Airlines penerbangan PS752, beberapa menit setelah lepas landas dari bandara Teheran, menewaskan 176 orang, termasuk puluhan warga Kanada. Sejak itu, pemerintah Kanada telah ditekan oleh beberapa kelompok, termasuk oposisi konservatif, untuk mengambil sikap yang lebih keras terhadap Iran.

Putaran protes baru-baru ini terjadi di semua provinsi Iran, setelah Mahsa Amini meninggal ketika dalam tahanan polisi.

Anggota keluarga Amini menuduh dia dipukuli dalam mobil polisi setelah penangkapannya, dan menderita beberapa pukulan di kepala. Polisi menolak tuduhan itu, dan mengatakan Amini meninggal karena serangan jantung. [ka/jm]

|0|https://www.voaindonesia.com/a/kanada-akan-jatuhkan-sanksi-baru-terhadap-iran/6764793.html|1|https://gdb.voanews.com/4934e60f-0018-47a0-877d-ab6df61d63ac_w1200_r1.jpg|2|www.voaindonesia.com|E|

Sampah Masih Jadi Masalah, FK Unisba Turun Tangan Edukasi Sampah Organik

Diharapkan kegiatan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait sampah

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG—Masalah pengelolaan sampah, hingga saat ini masih menjadi masalah di Kota Bandung. Melihat kondisi ini, Fakultas Kedokteran Unisba dalam rangka Milad ke-18, menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Kelurahan Tamansari yang mengusung tema mengenai sampah di Taman Film Kota Bandung, belum lama ini.


Kegiatan yang dihadiri oleh 40 perwakilan warga kelurahan Tamansari, dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisba ini terselenggara atas kerjasama antara Fakultas Kedokteran Unisba, Kelurahan Tamansari Kecamatan Bandung Wetan dan Plastavfall solution. 


Menurut Dekan Fakultas Kedokteran, Prof Dr Nanan Sekarwana dr., SpA(K) MARS, kegiatan ini bertujuan membantu terlaksananya program pemerintah dalam menangani masalah mengenai sampah. 


Prof Nanan mengatakan, kegiatan dengan judul “Tamansari Bersama FK Unisba Menuju Zero Waste Melalui Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Mikroorganisme Lokal (Mol) & Ekoenzim” diharapkan menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai masalah sampah.


“Terutama sampah organik dan menjadi langkah terbentuknya komunitas Zero Waste khususnya di kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan Kota Bandung,” ujar Prof Nanan, dalam siaran persnya, Senin (26/9).


Lurah Tamansari Dadang Sobandi, mengatakan bahwa sampah masih menjadi masalah yang dihadapi oleh warga. Terutama mengenai pemanfaatan dari sampah organik.  Karena untuk sampah anorganik di kelurahan Tamansari sudah ada beberapa bank sampah. 


Lita Mulia, sebagai salah satu pembicara yang telah mempraktekkan gaya hidup minim sampah pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa Zero Waste Lifestyle adalah sebuah gaya hidup untuk meminimalisasi produksi sampah yang dihasilkan dari masing-masing individu yang akan berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Hal ini dilakukan, dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. 


Komunitas Zero Waste sendiri, adalah komunitas yang ikut berperan dalam mengatasi masalah lingkungan. Karena, manusia sebagai khalifah dimuka bumi, mempunyai amanah dan bertanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. 


Menurut Lita, Prioritas yang perlu dipelajari secara bertahap oleh rumah tangga dalam mencapai gaya hidup Zero Waste melalui 5R yaitu, Refuse (Menolak), Rot (membusukkan), Reduce (Mengurangi), Reuse (menggunakan kembali) dan Recycle (daur ulang). 


“Salah satu yang perlu kita jadikan aturan sebagai seorang muslim adalah Fatwa MUI No 41 Tahun 2014 tentang Pengelolan Sampah untuk Mencegah Kerusakan Lingkungan,” katanya. 


Acara ini juga diisi oleh Plastavfall Solution sebuah wadah yang bergerak dan peduli terhadap isu lingkungan khususnya untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Wilayah Bandung Raya sejak tahun 2016. 


Menurutnya, berdasarkan data dari SISPN komposisi sampah paling banyak yaitu 31 persen pada tahun 2021 adalah sampah organik berupa sisa makanan. Sampah organik terbagi menjadi sampah coklat dan sampah hijau. Sampah coklat yaitu daun kering,ranting,jerami,sekam bakar,serbuk gergaji sedangkan sampah hijau terdiri dari potongan rumput, ampas kopi atau teh, potongan sayur,buah dan cangkang telur. 


Kegiatan ini, kata dia, memberi pengetahuan dan mendampingi warga mengenai bagaimana mengolah sampah organik menjadi Mikro Organisme Lokal (MOL) atau dikenal dengan nama bioaktifator. Bioaktifator tersebut berguna dalam mengolah sampah organik dengan metode fermentasi menjadi kompos. 


MOL dapat dibuat dengan mencampurkan sampah organik seperti sisa nasi/singkong/jagung dengan gula (gula pasir,gula aren,sirup basi, atau ampas kecap) dan air dalam wadah tertutup rapat selama 7-14 hari dan disimpan ditempat yang terhindar dari cahaya matahari. Pada kegiatan ini peserta melakukan praktik pengolahan sampah organik terutama sisa kulit jeruk,sereh atau lemon menjadi ekoenzim. 


Ekoenzim dapat dimanfaatkan untuk membersihkan kaca, piring, mengepel lantai, mencuci buah, sayur dan dapat digunakan sebagai peptisida nabati. Pembuatan Ekoenzim dibuat dengan mencampurkan gula,sampah organik lunak dan air dengan komposisi 1:3:10,disimpan di dalam botol tertutup rapat yang disimpan di tempat yang terhindar dari cahaya matahari  selama 3 bulan. Botol harus dibuka setiap 1 minggu sekali untuk mengeluarkan gas hasil fermentasi.


Setelah 3 bulan larutan Ekoenzim dapat digunakan dengan mengencerkannya dengan air setiap akan dipakai. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal terbentuknya komunitas Zero Waste khususnya di Kelurahan Tamansari yang akan menjadi contoh untuk warga kota Bandung lainnya.


 


|0|https://www.republika.co.id/berita/ritqp2380/sampah-masih-jadi-masalah-fk-unisba-turun-tangan-edukasi-sampah-organik|1|https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/masalah-pengelolaan-sampah-hingga-saat-ini-masih-menjadi-masalah_220926224840-744.jpeg|2|www.republika.co.id|E|

5 Anggota Tim SAR Filipina Korbankan Nyawa

Topan Noru telah meninggalkan jejak kehancuran di bagian utara Filipina. Sedikitnya delapan orang tewas, termasuk lima anggota tim SAR yang berjuang menyelamatkan warga desa yang terjebak banjir.

Polisi mengatakan lima anggota tim SAR pemerintah tenggelam di kota San Miguel, di propinsi Bulacan, setelah perahu mereka terbalik ketika dihantam tembok yang roboh dan membuat mereka terlempar dalam banjir dahsyat.

Gubernur Bulacan Daniel Fernando mengatakan kepada jaringan radio DZMM, kelimanya adalah “pahlawan yang membantu menyelamatkan nyawa warga kita dalam bencana ini.” “Ini benar-benar sangat menyedihkan,” tambahnya.

Sejumlah petugas dan kelompok penyelamat lokal memberikan penghormatan kepada lima anggota tim SAR yang meninggal itu lewat media sosial. “Mereka menunjukkan keberanian dan kepahlawanan dalam menghadapi bahaya meskipun membahayakan hidup mereka sendiri, untuk memenuhi tugas mereka menyelamatkan orang lain,” tulis Kepolisian Bulacan di Facebook.

Hampir 80.000 orang dievakuasi ke berbagai tempat penampungan darurat, sebagian dilakukan secara paksa, dengan melintasi pulau utama Luzon di mana topan menyapu habis daerah itu sebelum bergerak ke Vietnam melintasi Laut Cina Selatan.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. mengatakan evakuasi dini yang dilakukan sebagai langkah pencegahan telah berhasil mencegah jatuhnya lebih banyak korban. [em/jm]

|0|https://www.voaindonesia.com/a/badai-noru-5-anggota-tim-sar-filipina-korbankan-nyawa/6764734.html|1|https://gdb.voanews.com/095c0000-0a00-0242-cc36-08da9fb59fe9_w1200_r1.jpg|2|www.voaindonesia.com|E|

Hadirkan Ketua Umum PP Aisyiyah, 2.500 Lebih Maba Unisa Yogyakarta Ikuti Mataf

Tema dalam Mataf relevan dengan kondisi dan situasi keumatan dan kebangsaan saat ini

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN–Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta menggelar Masa Ta aruf Tahun Akademik 2022/2023 di Auditorium Gedung Siti Bariyah, Senin (26/9/2022). Mataf kali ini diikuti lebih dari 2.500 mahasiswa baru (maba).


Digelar secara offline, acara tersebut mengangkat tema ‘Sinergi Gerakan Intelektual Muda Berkeadaban untuk Indonesia Berkemajuan’. Mataf tersebut menghadirkan Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini sebagai keynote speaker.


Noordjannah mengatakan, tema yang dihadirkan dalam Mataf tersebut relevan dengan kondisi dan situasi keumatan dan kebangsaan saat ini. Hadirnya maba Unisa Yogyakarta, diharapkan menjadi mahasiswa yang pola pikirnya semakin intelektual.


“Karena anda semua mahasiswa akan dinisbatkan, akan diletakkan di pundak anda dengan harapan yang begitu kuat atas hal-hal yang berkaitan dengan intelektualitas anda, dengan pemikiran adik-adik sekalian dengan pola pikir mahasiswa dengan kecerdasan, kecendekiawanan dari para mahasiswa ini,” kata Noordjannah dalam Opening Ceremony Mataf Unisa Yogyakarta Tahun Akademik 2022/2023.


Noordjannah berpesan agar mahasiswa agar menekuni bidang keilmuan yang dipilih di Unisa Yogya tanpa adanya keterpaksaan. Jika ditekuni dengan baik, katanya, maka setiap bidang keilmuan tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat luas. “Setiap prodi memiliki kekuatan, memiliki spesifikasi dan dasar keilmuan yang kuat, yang akan digunakan atau akan memberi manfaat seluas-luasnya bagi kehidupan umat,” ujar Noordjannah.


Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan, menjadi maba Unisa Yogya merupakan satu kebanggaan, peluang dan menjadi jalan bagi anak bangsa untuk mengukir masa depan. “Bagi para maba Unisa yang sudah menjadi pilihan, harus dengan semangat yang tinggi, dengan komitmen yang tinggi, sekaligus dengan optimisme yang tinggi bahwa kuliah di Unisa adalah kuliah yang tepat sebagai pilihan jalan menuju masa depan yang penting,” kata Haedar.


Terkait dengan acara Mataf kali ini, Haedar menyebut bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang digelar Unisa Yogya. Meskipun begitu, katanya, kegiatan itu menjadi suatu kiprah Unisa Yogya dalam mendidik anak-anak bangsa.


“Ini suatu bagian dari penanda dari kemajuan dan kiprah yang tidak lelah dari Unisa Yogya untuk mendidik anak-anak bangsa sebagai anak-anak yang berkarakter mulia, cerdas, berilmu, berkeahlian dan menjadi insan-insan yang bermanfaat bagi kehidupan, keluarga, bangsa, masyarakat, negara dan kemanusiaan global,” ujar Haedar.


 


 


 


 


 


|0|https://www.republika.co.id/berita/ritj56380/hadirkan-ketua-umum-pp-aisyiyah-2500-lebih-maba-unisa-yogyakarta-ikuti-mataf|1|https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/universitas-aisyiyah-unisa-yogyakarta-menggelar-masa-taaruf-tahun-akademik_220926200532-344.jpeg|2|www.republika.co.id|E|

Mendikbudristek: 1,6 Juta Guru Gunakan Platform Merdeka Mengajar

Kemendikbudristek juga punya platform Rapor Pendidikan, dan Kampus Merdeka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan, sebanyak 1,6 juta guru telah menggunakan platform Merdeka Mengajar. Aplikasi yang dibuat dalam kurun waktu enam bulan tersebut juga telah mendapatkan rating yang tinggi karena fitur yang dibuat langsung mengatasi permintaan dari para guru.


“Platform ini membantu para guru mengakses materi ajar dan bahan ajar berkualitas, mengakses pelatihan mandiri kapan pun, di mana pun serta membantu guru menginspirasi rekan sejawat dan terkoneksi ke banyak komunitas guru di Tanah Air,” ujar Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR yang dipantau di Jakarta, Senin (26/9/2022).


Saat ini, menurut dia, terdapat 55.000 konten pelatihan mandiri yang tersedia di dalam pelatihan tersebut. “Dulu, biaya yang digunakan untuk pelatihan perubahan kurikulum itu biayanya bisa mencapai Rp2 triliun untuk satu tahun. Sekarang bayangkan semua perubahan transisi kurikulum kita, yang 144.000 sekolah memilih kurikulum baru itu bisa dilakukan melalui platform itu. Bisa dibayangkan berapa banyak anggaran yang bisa dihemat,” kata dia.


Menurut dia, dengan platform tersebut, 3.500 komunitas guru dan 92.000 konten telah diunggah para guru. Para guru menjadi pencipta konten-konten yang dihargai para guru.


“Platform ini juga digunakan untuk transisi kurikulum baru, platform untuk belajar mandirimaupun untuk asesmen bagi guru-guru yang ingin mengetes siswa-siswanya terkait literasi dan numerasi,” katanya.


Nadiem menambahkan, Kemendikbudristek juga punya platform Rapor Pendidikan yang menyediakan hasil asesmen nasional tiap satuan pendidikan dan daerah. Dengan demikian, pihak sekolah bisa melihat literasi dan numerasi, tingkat perundungan, dan lainnya.


Dari sisi transformasi digital lain, Kemendikbudristek juga menyediakan platform Kampus Merdeka yang menjembatani mahasiswa, industri, dan sektor sosial. Selain itu, ada program yang membantu urusan administrasi sekolah, yakni ARKAS, SIPLah, dan TanyaBOS.

sumber : Antara


|0|https://www.republika.co.id/berita/rite2v428/mendikbudristek-16-juta-guru-gunakan-platform-merdeka-mengajar|1|https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/menteri-pendidikan-kebudayaan-riset-dan-teknologi-mendikbudristek-nadiem-makarim_220908180256-706.jpg|2|www.republika.co.id|E|

AS Peringatkan Lagi Rusia Soal Konsekuensi ‘Mengerikan’ Jika Luncurkan Serangan Nuklir di Ukraina

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan AS telah menjelaskan secara terbuka dan pribadi kepada Rusia agar “menghentikan pernyataan ceroboh mengenai senjata nuklir” dalam konflik Ukraina. Hal tersebut diungkapkan menyusul pernyataan Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa ia akan menggunakan cara apapun untuk membela Rusia.

“Sangat penting bagi Moskow untuk mendengar dari kami dan tahu dari kami bahwa konsekuensinya akan mengerikan, dan kami telah menyatakannya dengan sangat jelas,” kata Blinken dalam wawancara di acara 60 Minutes di CBS News yang ditayangkan pada Minggu (25/9) malam.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, pada Sidang Umum PBB ke-77 pada 23 September 2022. (Foto: via AP)

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, pada Sidang Umum PBB ke-77 pada 23 September 2022. (Foto: via AP)

Blinken mengatakan penggunaan senjata nuklir “tentu saja akan memiliki efek bencana yang sangat besar bagi negara yang menggunakannya maupun bagi negara-negara lainnya.”

Tanggapan AS itu dikemukakan setelah Putin mengisyaratkan kemungkinan serangan nuklir pekan lalu, sewaktu ia memanggil 300 ribu tentara cadangan untuk membantu perang Rusia dalam invasinya yang telah berlangsung tujuh bulan di Ukraina. Penambahan pasukan ini terjadi setelah kemunduran yang dialami Rusia di medan tempur, di mana pasukan Kyiv merebut kembali daerah-daerah yang luas di Ukraina Timur Laut yang direbut Rusia pada pekan-pekan awal perangnya.

Sementara itu kementerian pertahanan Inggris pada Senin (26/9) mengatakan bahwa tentara cadangan pertama sudah mulai berdatangan di pangkalan-pangkalan militer, tetapi Rusia menghadapi tantangan administratif dan logistik dalam melatih tentara tersebut.

“Banyak di antara tentara yang direkrut tidak memiliki pengalaman militer selama bertahun-tahun,” kata kementerian itu. “Kurangnya pelatih militer, dan ketergesan-gesaan Rusia memulai mobilisasi, menunjukkan bahwa banyak di antara tentara yang akan ditempatkan di garis depan dengan persiapan terkait yang minimal. Mereka kemungkinan besar akan menderita tingkat kehilangan yang tinggi.”

Protes luas menentang pemanggilan tentara oleh Putin merebak di Rusia. Polisi menangkap ratusan demonstran yang turut dalam protes-protes di jalan di Moskow dan berbagai kota lain.

Banyak orang yang menentang perang Putin atau takut terbunuh di medan tempur telah melarikan diri dari Rusia dengan penerbangan ke berbagai negara lain, sementara yang lainnya bergabung dalam antrean panjang mobil di jalur-jalur darat menuju perbatasan Rusia dengan Finlandia, Georgia dan negara-negara lain.

Rusia tengah menyelenggarakan lima hari referendum yang disengketakan di empat wilayah di Ukraina yang dikuasainya secara penuh atau sebagian, di mana Rusia berasumsi warga setempat akan mendukung pendudukan Rusia. Ini akan menjadi dalih Moskow dalam membela wilayah yang baru diklaimnya. Dalam beberapa kasus, tentara Rusia harus datang dari rumah ke rumah untuk memerintahkan warga Ukraina agar memberikan suara di bawah todongan senjata.

Namun, Ukraina, AS dan sekutu-sekutu Barat menyebut referendum itu sebagai pemungutan suara palsu dan tidak memiliki konsekuensi hukum. Pencaplokan Rusia atas wilayah Rusia tidak akan diakui secara global, kata Blinken. [uh/ab]

|0|https://www.voaindonesia.com/a/as-peringatkan-lagi-rusia-soal-konsekuensi-mengerikan-jika-luncurkan-serangan-nuklir-di-ukraina/6763224.html|1|https://gdb.voanews.com/aa0c729e-0078-480c-9d01-e2c3b8d2b1d3_w1200_r1.jpg|2|www.voaindonesia.com|E|

Gus Nabil: Setop Perundungan di Dunia Kedokteran

Kerja bersama di dunia pendidikan kedokteran perlu melibatkan banyak pihakm

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR RI, Muchamad Nabil Haroen menjadi key note speech pada acara FGD yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), di Jakarta, Senin (26/9/2022). Dalam pidatonya pria yang akrab disapa Gus Nabil ini mengungkap fenomena Bullying terhadap dunia pendidikan


“Perundungan (bullying) di dunia kedokteran ini merupakan fenomena gunung es yang harus dicari solusinya secara bersama-sama, disetop karena merupakan tindak kejahatan. Jangan sampai dianggap sebagai sesuatu yang wajar. Era perploncoan sudah berakhir, bullying harus dihentikan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (26/9/2022).


Masih kata Gus Nabil, Ada banyak efek traumatik dari perundungan di dunia kedokteran. Beberapa kasus dokter muda bunuh diri, karena tekanan mental teramat besar. Sebagian lain, memendam tekanan mental ini jadi penyakit psikologis dalam diri dokter masing-masing. Jadi ada luka batin, ada jiwa yang terkoyak sebenarnya.


“Apa efeknya? Sebagian dokter menjadi pribadi yang punya penyakit mental dan kejiwaan. Dampaknya tidak hanya bagi pribadi dokter, keluarga, juga masyarakat secara luas. Bangsa Indonesia tidak bisa mendapatkan ‘pelayanan’ kedokteran dan kesehatan yang sempurna/pada level terbaik. Karena dokternya ‘oleng’, punya masalah kejiwaan,” ungkapnya


Anggota Komisi IX yang juga Wakil Ketua Umum PB IPSI meminta Perundungan di lingkungan kedokteran harus dihentikan. Kembalikan dokter sebagai profesi ‘pelayanan masyarakat’ yang terhormat. Dokter dan tenaga kesehatan itu sejatinya me0layani, memberikan pengabdian sepenuhnya untuk masyarakat. Dari mana memulai untuk stop perundungan dokter? Dari pendidikan kedokteran.


“Kampus-kampus fakultas kedokteran ataupun kesehatan, yang menjadi pusat pendidikan bagi para dokter dan tenaga kesehatan harus menyegarkan kurikulumnya, proses pendidikan dari awal hingga menjadi dokter bahkan dokter spesialis, harus direview ulang. Celah dimana perundungan bagi dokter, harus segera ditambal dengan solusi untuk perbaikan,” paparnya


Kerja bersama di dunia pendidikan kedokteran, yang tentu saja melibatkan banyak pihak, harus dilakukan segera.


“Perundungan di lingkungan kedokteran itu merupakan kejahatan. Maka, harus ada solusi hukum serta proses hukum yang jelas dan kongkret hingga tidak ada yang dirugikan. Praktik perploncoan senior-yunior ini harus berhenti. Ini merugikan kita semua, merugikan bangsa Indonesia. Pelaku kejahatan ini harus diproses hukum, untuk efek jera dan menstop perundungan ini untuk selamanya di lingkungan para dokter,” punkasnya


Senada dengan Gus Nabil, Ketua Dewan Pertimbangan IDI DKI Jakarta yang juga Ketua PB IDI terpilih, Slamet Budiarto mengungkapkan faktor terjadinya bullying


“Terutama dipendidikan spesialis, itu faktornya banyak dari faktor internal, kemudian banyak hak-hak residen yang tidak terpenuhi oleh penyelenggara pendidikan, ada hak insentif, jadi seorang spesialis residen harus digaji, yang kedua ada hak istirahat,” katanya


Permasalahan bullying terjadi karena sistem, sistem harus diperbaiki dan IDI harus masuk di dunia pendidikan spesialis


“Inikan sudah bagian momok dari pendidikan spesialis sehingga bullying ini masih terjadi jadi permasalahan utamanya adalah di sistem ini harus diperbaiki yang kedua IDI juga harus masuk dalam dunia pendidikan spesialis agar bisa menangani atau mencegah terjadinya bullying terutama untuk peserta didik karena nanti dokter yang dihasilkan dari bullying berpotensi jadi tidak baik sehingga itu harus dicegah,” jelasnya


Pemerintah, ia melanjutkan, kementerian kesehatan, DPR RI dan IDI harus bersama-sama untuk mencega ini, jadi kalau pendidikannya baik, hulunya baik maka keluarannya akan menjadi baik, kalau pendidikannya kurang baik maka dokternya berpotensi kurang baik


“Jadi suatu hal yang harus cepat dan wajib ini segera diselesaikan,” tutupnya


|0|https://www.republika.co.id/berita/ritc4z313/gus-nabil-setop-perundungan-di-dunia-kedokteran|1|https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/anggota-komisi-ix-dpr-ri-muchamad-nabil-haroen-menjadi_220926173547-319.jpg|2|www.republika.co.id|E|

UNM Sebagai Kampus Digital Bisnis Giat Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa di Era Society 5.0

UNM mempersiapkan kebutuhan SDM yang berkualitas dan berinovasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA– Ujian sertifikasi kompetensi merupakan satu kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM). UNM sebagai Kampus Digital Bisnis giat meningkatkan kompetensi mahasiswa agar lebih siap dalam menghadapi tantangan di era society 5.0.


Salah satunya dengan menggelar kegiatan uji sertifikasi kompetensi dengan skema Analis Program. Acara berlangsung sukses di UNM kampus Kramat, pada Sabtu (17/9). Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UNM, Sukmawati Anggraeni Putri menyampaikan kemampuan mahasiswa yang dibutuhkan di era revolusi industri 4.0 yaitu kreatif, komunikatif, inovatif, kemampuan menilai serta bernegosiasi.


Kemampuan tersebut juga masih akan relevan di era society 5.0. “Menghadapi era society 5.0, peran perguruan tinggi sangatlah penting dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) agar siap menerima tantangan masa depan,” terangnya dalam rilis yang diterima, Rabu (21/9).


UNM sebagai Kampus Digital Bisnis, paparnya tentu harus mempersiapkan lulusan dengan sangat baik, salah satu caranya dengan membuat kurikulum pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.


“UNM mempersiapkan kebutuhan SDM yang berkualitas dan berinovasi, salah satunya dengan menggelar kegiatan sertifikasi kompetensi skema analis program yang wajib diikuti oleh mahasiswa program studi (prodi) Sistem Informasi, yang diagendakan pada setiap semesternya,” tutupnya.


 


 


|0|https://www.republika.co.id/berita/rit4e2415/unm-sebagai-kampus-digital-bisnis-giat-tingkatkan-kompetensi-mahasiswa-di-era-society-50|1|https://static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/unm-sebagai-kampus-digital-bisnis-giat-meningkatkan-kompetensi-mahasiswa_220926144906-570.jpeg|2|www.republika.co.id|E|