Keluarga Bisa Pantau Kondisi Jamaah Haji yang Dirawat di Saudi

JawaPos.com – Hingga pemulangan kloter terakhir, sebelas jemaah haji Indonesia masih menjalani perawatan di Arab Saudi. Selain menjamin biaya pengobatan hingga sembuh, Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan bahwa pihak keluarga di tanah air berhak meng-update kondisi jemaah yang masih dirawat tersebut.

Mayoritas jemaah haji yang masih dirawat itu adalah jemaah haji reguler. Perinciannya, sepuluh jemaah haji reguler dan satu jemaah haji khusus.

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi (HDI) Kemenag Akhmad Fauzin menuturkan, tim dari Kantor Urusan Haji (KUH) di KJRI Jeddah tetap memantau sebelas jemaah tersebut. ”Tetap ada visitasi dan pendampingan sampai dipulangkan seluruhnya ke tanah air,’’ katanya di Jakarta kemarin (14/8).

Petugas haji yang tersisa memang tinggal di KUH KJRI Jeddah. Sebab, hari ini (15/8) petugas haji dari daerah kerja (daker) bandara dan daker Madinah dipulangkan ke tanah air.

Fauzin mengatakan, pemerintah menjamin biaya perawatan jemaah haji yang sakit. Keluarga juga dapat terus memantau perkembangan kondisi jemaah haji yang belum bisa pulang itu. Caranya bisa dengan menghubungi kantor Kemenag kabupaten/kota atau Kantor Wilayah Kemenag di tingkat provinsi.

Sementara itu, evaluasi penyelenggaraan ibadah haji mulai dilakukan. Dari sisi pelayanan kesehatan, ada sejumlah catatan. Tahun ini terjadi penurunan kasus jemaah sakit dan meninggal. Hingga Jumat (12/8), tercatat 89 jemaah haji meninggal dunia.

Jika dibandingkan dengan penyelenggaraan haji lima tahun terakhir pada periode yang sama, terjadi penurunan angka kematian yang cukup signifikan.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : wan/mia/c6/fal


|0|https://www.jawapos.com/nasional/15/08/2022/keluarga-bisa-pantau-kondisi-jamaah-haji-yang-dirawat-di-saudi/|1|https://cdn-asset.jawapos.com/wp-content/uploads/2022/07/haji-stroke.jpg|2|www.jawapos.com|E|

Leave a Reply

Your email address will not be published.