Pabrik Mobil Listrik Hyundai-Kia di Georgia Siap Perkuat Posisi Brand untuk Sektor Amerika

Suara.com – Presiden Amerika Serikat Joe Biden dijadwalkan bertemu dengan Euisun Chung, Ketua Hyundai Motor Group, di Seoul, Korea Selatan pada Minggu (22/5/2022) sebelum bertolak ke Jepang.

Dikutip kantor berita Antara dari kantor berita Korea Selatan Yonhap, Hyundai Motor Group berencana untuk memulai pembangunan pabrik mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) dan baterai berkapasitas 300.000 unit per tahun pada Januari 2023.

Hyundai Motor Group Korea Selatan akan menginvestasikan 5,54 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekira Rp 81,3 triliun untuk membangun pabrik mobil EV dan pabrik pembuatan baterai mobil di Negara Bagian Georgia.

Dalam sebuah pernyataan Negara Bagian Georgia, Amerika Serikat, pabrik EV dan baterai Hyundai Motor Group itu siap memulai produksi pada paruh pertama 2025.

Baca Juga:
Nissan dan Mitsubishi Luncurkan Mobil Listrik Kembar untuk Pasar Jepang

Hyundai Motor Group yang terdiri dari Hyundai Motor Company dan Kia Corporation memilih Georgia karena kecepatan pasar, tenaga kerja, dan kemampuan negara untuk memenuhi standar netralitas karbon perusahaan.

Markas Hyundai di Korea Selatan,. Sebagai ilustrasi [Hyundai via ANTARA].
Markas Hyundai Motor Group di Korea Selatan,. Sebagai ilustrasi [Hyundai via ANTARA].

Georgia adalah rumah bagi jaringan anak perusahaan dan pemasok Hyundai di Amerika Serikat.

“Amerika Serikat selalu menempati tempat penting dalam strategi global Grup, dan kami senang bermitra dengan Negara Bagian Georgia untuk mencapai tujuan bersama kami tentang mobilitas dan keberlanjutan listrik di negara ini,” demikian papar Euisun Chung dalam sebuah penyataan.

Sementara Brian Kemp, Gubernur Georgia menyebutkan investasi Hyundai sebagai proyek pembangunan ekonomi terbesar dalam sejarah negara bagian itu.

Baca Juga:
xEV Center Toyota Milik PT TMMIN Resmi Jadi Lokasi Pengembangan Teknologi Kendaraan Terelektrifikasi

Pemasok non-afiliasi grup akan menginvestasikan tambahan 1 miliar dolar AS di pabrik, menghasilkan setidaknya 8.100 pekerjaan baru di Georgia.

Pabrik EV baru yang diusulkan di Georgia akan membantu Hyundai Motor Group memperkuat jajaran produk, utamanya SUV listrik, seperti Hyundai IONIQ 7 dan Kia EV9 di Amerika Serikat.

Selain pabrik baru yang akan dibangun di Negara Bagian Georgia untuk mobil listrik dan baterai, sebelumnya Hyundai sudah memiliki pabrik di Alabama dan Kia di Georgia.

Bulan lalu, Hyundai Motor Group mengumumkan akan menginvestasikan 300 juta dolar AS di pabrik Alabama untuk memulai produksi model hybrid Hyundai Santa Fe dan SUV Genesis GV70 electric.

Hyundai Motor berencana untuk meluncurkan 17 model EV pada 2030, termasuk enam model Genesis, sementara Kia dijadwalkan merilis 14 model EV pada 2027.

Rencana pembangunan pabrik mobil listrik dan baterai dari Hyundai Motor Group ini sejalan dengan dorongan administrasi Presiden Joe Biden untuk menarik lebih banyak investasi di sektor mobil listrik. Juga menghasilkan lebih banyak pekerjaan di industri EV.

Pemerintah Amerika Serikat sendiri pasang target bahwa setengah dari kendaraan yang dijual di negara itu menjadi kendaraan listrik pada 2030.


|0|https://www.suara.com/otomotif/2022/05/21/141352/pabrik-mobil-listrik-hyundai-kia-di-georgia-siap-perkuat-posisi-brand-untuk-sektor-amerika|1|https://media.suara.com/pictures/970×544/2022/05/21/69441-kia-ev9-kia-website-suaradotcom.jpg|2|www.suara.com|E|

Leave a Reply

Your email address will not be published.